Apa dan Kenapa Ajang Award

SONY DSC

Beberapa stasiun televisi kembali mengadakan ajang penghargaan kepada Insan Musik, Film dan Program TV. Acara penghargaan ini ditujukan untuk menginspirasi dan memotivasi para generasi muda dalam menggali ide serta kreativitas demi pertumbuhan masa depan pertelevisian/perfilman/permusikan Indonesia yang lebih baik.

Semua ajang perhargaan ini pastinya masuk kategori ajang yang bergengsi, namun yang membedakan bermutu atau tidak nya acara ini adalah host, bintang tamu, rundown acara yang disajikan dan pemenang yang pantas.

Well, ajang yang benar-benar bermutu menurut aku itu yang diselenggarakan oleh stasiun TV yang kemaren menghadirkan Demi Lovato sebagai bintang tamu. Meskipun baru berumur 2 tahun namun acara yang ditampilkan bener-bener bermutu dan menginspirasi, mulai dari host, bintang tamu, skrip yang harus dibacakan para pembaca nomine sampai pemenang yang memang pantas untuk menang. Puas banget nontonnya πŸ™‚

Bandingkan dengan acara yang sebenernya bergengsi dan sudah 18 tahun diselenggarakan tetapi malah jadi nggak bermutu dengan dipilihnya host yang kurang pinter, bintang tamu pembaca nomine yang pecicilan dan pemenang yang lebih cenderung nggak seharusnya menang. Host bingung mau ngomong apa, akhirnya semua ocehan yang dikeluarkan adalah aib orang lain. Belum lagi dengan 3 ceweΒ  yang dijuluki Cepu (cewe korban tipu) pembaca nomine, saking sibuknya ngumbar aib mereka masing-masing, berdampak pada kesalahan membuka amplop nominasi. Mungkin menurut mereka membuat orang tertawa dengan saling membuka aib itu hal yang cerdas tapi justru membuat aku ganti chanel.

Untuk acara bergengsi seperti itu harusnya host yang dipilih juga host yang berbobot, laah jangan yang cuma bisa maju mundur maju mundur ajah, jangankan disuruh ngehost wong nyanyi ajah lipsing *miris*.

Tapi kalau dilihat-lihat, rata-rata presenter mahal yang acaranya dari pagi sampe ketemu pagi lagi memang yang memiliki kemampuan membuka aib orang lain yang tinggi, itulah yang membuat mereka dibayar mahal hahahaa, itu mah gw juga bisa.

Ayooo.. mulai untuk memilih tayangan yang bermutu, agar kita nggak dibilang bodoh karena memilih tayangan yang tidak bermutu. πŸ™‚

#Postingan ini just opini πŸ™‚

Advertisements

47 thoughts on “Apa dan Kenapa Ajang Award

  1. rahmabalcΔ± says:

    saya baru tahu Net tv, pas ada email wartawannya yg mau dtang ke turki, diminta buat jadi narsum nya:D kesan sm dua wartawan ini, well positif semua, satu anak muda yang cerdas dan berwawasan luas,satu kameramen yg ga kalah pinternya jg, bs diskusi bebas ttg dunia tv indonesia, walau mereka ga promosiin net tv langsung,kita cek sendiri di web nya, emang bagus2

  2. ichasyahfa says:

    Aku udah jrg bgt nonton tv Mbak, paling cuma nonton EPL. Acaranya Net kemaren aku lupa nonton, tapi udah ketebak dr nominee nya udah pasti berkualitas, sama yg kek tahun lah. Klo stasiun tv yg lain no comment lah, ntah mau jadi apa mereka dan acara2 mereka itu hahaha

  3. SITI FATIMAH AHMAD says:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Kekekenanga….

    Saya setuju mbak, apa yang penting dalam sesuatu rancangan penerimaan award apa pun seharusnya host yang dipilih dan bintang tamunya adalah mereka yang berfikiran waras dan bermaklumat. Membicarakan aib diri juga orang lain bisa membuat orang bosan. Saya juga akan membuka chanel lain agar tidak bersubahat mendengar umpatan yang sia-sia.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. πŸ™‚

    • kekekenanga says:

      Waalaikumsalam Mba Fatimah

      Betul Mba, karena suatu acara yg sukses itu kan 80% karena host nya, bagaimana cara dia membawa acara tersebut menjadi keren tanpa harus ada gimmick2 nggak berbobot seprti itu πŸ™‚

  4. Rizkylendes says:

    Betul banget mba, TV swasta senior acaranya kebanyakan gak berbobot, membuat wawasan para penonton menjadi cetek. Saya jadi penasaran dengan stasiun TV NET. πŸ™‚

  5. Mangs Aduls says:

    saya sebenrnya jarang nonton tv. tapi bner untuk tanyangan TV itu harus yang bermutulah. secara gitu TV sudah seperti sambal harus ada dalam setiap lalapn. πŸ˜€

    • kekekenanga says:

      hahahhaa.. aku wes jadi pocecip gara2 beberapa postinganku belum ditamuin sama Ryan πŸ˜€
      Yahh lebih baik emang gk usah nonton deh :p.
      TV masa kini itu mmng bener dibawain dengan bener, aku pikir mungkin motonya bukan buat reting tapi bagaimana menyajikan acara yg mendidik dan menginspirasi

  6. Wida Zee says:

    Setuju pisan sama teh keke (y) iya sekarang banyak artis dan host itu kalau tampil depan layar kaca televisi malah banyak yang membuka aib masing-masing, apa mereka gak malu apa yaa membuka aib sendiri dan itu malah jadi bahan becandaan mereka supaya penonton terhibur, aduh gak berbobot banget πŸ˜€ hihihi

    • kekekenanga says:

      hhmmm bukan lagi Wid, kadang aku sbagai yg nonton ajah malu makanya langsung ganti chanel hahahaa. Tapi yah memang rata2 penonton itu kan kepo sama kehidupan pribadi org lain apalagi artis, yaaa kannn πŸ˜€ jadi yah dipantengin deh tuh acara 😦

  7. Agan Irham says:

    Sekarang, acara2 hiburan, khususnya musik emang lagi ikut2an mengalami degradasi Sista.. Kualitas yang dinilai adalah tampang, penampilan dan ceplas ceplos. Makanya ane sejak 2006 an, udah gak intens buat ngupdate musik2 tanah air. Ane lebih betah ndengerin para penyanyi lama, ya sebelum 2006 ke atas, atau musik2 jazz yg segmented, atau band-band rock alternatif Barat. Sebab, mereka nyanyi dengan kualitas suara dan musik yg beneran, dan anti LIPSING πŸ˜€
    Tergantung TV nya aja sih kalo menurut ane. Sebab TVnya yg jadi pemodal.

    • kekekenanga says:

      Iya bener, tapi dari satu TV yg mendapat reting tinggi karena pemilihan acara dengan menampilkan tampang cakep dan jago ceplas ceplos itu justru malah jadi contoh buat TV2 lainnya, meskipun nggak semua TV sih. So rata2 semua acara settingan 😦

  8. handdriati says:

    stasiun favoritku televisi masa kini, bukan televisi masa gitu #eh hahaha
    apalagi kemarin acara ultahnya keren abeeesss, bener2 yg menang itu emang pantas menang ya…gak ada yg pecicilan dan sok melambay di atas panggung, gak ada umbar2 aib orang juga hehe…

    • kekekenanga says:

      Ciieeee cieee yg masa kini, iya bener banget beda banget dari penyajiannya juga dibandingkan TV masa gitu, hhmmm iya alhamdulillah nggak ada yg bikin sakit mata hehhee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s