Tentang Kita

doraemon_friend-doraemon-12628372-1024-768

Aku dan kamu adalah kertas dan pena
Bukan tentang cinta bukan tentang nafsu
Tapi tentang tali yang terikat tanpa ragu
Kita bukan cinta, melainkan saudara untuk persahabatan selamanya

Berbagi kebahagiaan via sosial media dan berbagi kesedihan via private massage, itulah sahabat masa kini.

Dunia berubah seiring berubahnya masa, dimana ingatan tentang sahabat datang hanya disaat ada rasa sedih. Namun, dunia tidak pernah merubah arti persahabatan untukku.

Bukan kali pertama secara tiba-tiba aku menjadi buku diary yang dibanjiri dengan deraian air mata sahabat-sahabatku. Tapi aku tidak pernah bosan menjadi diary untuk mereka, karena dengan menjadi pendengar, aku tidak perlu melakukan apa yang mereka lakukan hanya untuk mengetahui bagaimana rasanya. Aku hanya bosan dengan isi dan alur ceritanya.

Putus cinta, ditinggal pacar atau diselingkuhin pacar selalu menjadi trending topic setiap sesi curhat. Menangis sambil mencaci maki pacarnya atau sambil mengingat-ingat masa kebersamaannya, tangisan yang tidak wajar dilakukan terhadap pasangan yang masih berstatus PACARAN.

Baca juga : [Wanita, Keset dan Making Love]

Why why gaessss!!!!!! Kenapa kalian tidak pernah bisa berfikir realistis dan smart. Buat apa menangisi seseorang yang belum pasti menjadi jodoh kita.

Well, nggak munafik kalau aku juga pernah mengalami semua itu. Hancur, kecewa dan sedih lebay seperti mereka saat ini pun pernah aku rasakan dan aku berhasil keluar dari zona kegalauan itu. Mungkin itu alasan banyak sahabat menceritakan kehidupan cintanya padaku. Kalau kata nyokap, orang tua itu lebih paham kehidupan karena sudah banyak makan asam garam kehidupan. Lahhh, tapi kan aku bukan orang yang sudah tua #okeabaikan

Terkadang ketika keadaan sudah membaik mereka suka lupa bercerita, sampai aku tahu sendiri dari postingan sosial medianya atau bertanya langsung,

Neng, gimana keadaan hati lo?”

| “Keke… kemaren dia ngajak balikan, terus gw balikan deh, gw seneng banget”

“oohh yaudah kalo gitu bagus dong, semoga happy terus yah”

| “Iyaa, dia janji mau berubah”

Hubungan itu memang dia yang menjalani, aku nggak pernah punya hak untuk memaksa dan menghakimi sahabatku bahwa yang dia lakukan itu salah, hak aku sebagai sahabat hanya bisa memberi masukan baik dari sisi negatif dan positifnya. Masalah disaring atau tidaknya itu hanya diri dan hati mereka yang tahu, meskipun nggak jarang sebulan atau dua bulan kemudian nangis-nangis lagi dengan kejadian yang sama sampai dia sadar sendiri “Bener kata lo dulu Keke….bla bla bla”

Baca juga : [Halalkan atau Lupakan]

Tapi aku yakin, dibalik gemerlap dunia nya, didalam hati kecil mereka, mereka menyadari dan tahu bahwa akulah sahabat yang selalu ada kapanpun mereka butuh, akulah pundak yang selalu siap kapanpun mereka butuh tempat bersandar dan menjatuhkan airmatanya.

Dalam sisa hidupku, aku ingin menjadi lilin yang bisa selalu menerangi, meskipun aku hanya dibutuhkan disaat gelap. Bagiku, bisa menjadi obat penenang dan bisa menumbuhkan semangat baru bagi semua sahabatku, itu sudah hal yang sangat membahagiakan.

Teruntuk sahabatku, aku tidak berharap kau ingat akan diriku disaat bahagiamu, aku cukup bahagia melihat postingan kehidupanmu yang selalu ceria, tapi aku minta kepadamu datanglah kepadaku disaat kesedihan bertumpu berat dihati dan pundakmu. Datanglah kepadaku disaat tidak ada lagi tempat untukmu bersandar karena aku masih sahabatmu yang dulu, begitupun dirimu.

Advertisements

38 thoughts on “Tentang Kita

  1. Beby says:

    Makasih uda mengingatkan ya, Keee.. 😀

    Iya.. Kita ngga pernah tau jodoh kita siapa.. Apa yang sekarang atau orang yang tak terduga.. Tapi semoga untuk selamanya.. Dan jangan pernah ada perpisahan yang kembali mendera.. Aamiiin..

  2. Rahayu Wulandari says:

    Hehee bener banget itu mbak
    saya juga kalo lagi sedih, kecewa pasti sering ngurung diri. Dan nanti setelah berhasil keluar dr zona galau, akhirnya saya jadi ngerasa bodoh sendiri karena udah nangisin orang yg padahal gak pantas ditangisin mbak hahaaa 😀

  3. SITI FATIMAH AHMAD says:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Kekenanga…

    Lumrah kehidupan pasti bakal menemui kegagalan dan kejayaan dalam bercinta atau apa sahaja yang seumpamnya. Kerana itu hati merupakan mangsa yang merasai kedua cerita duka dan suka.

    Apa pun yang pernah kita lalui, semuanya suratan Ilahi untuk tidak dikesali kerana kita pernah merasai kebahagiaan dan keindahannya sebelum menempuhi kesakitan dan penderitaannya. Alhamdulillah, dengan adanya sahabat seperti mbak Keke, pasti ada penawar yang bisa diberi walau hanya sepatah kata atau seulas senyuman.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    • kekekenanga says:

      Waalaikumussalam Mba Fatimah

      Iya betul Mba, tinggal tergantung bagaimana kita sang pemilik hati mengarahlan kedua rasa tersebut, agar tidak berlebihan memaknainya 🙂

      Inshaallah Mba 🙂

  4. Kresnoadi DH says:

    Duh mbaak. Hehehe. Walaupun ada juga orang yang bikin postingan ceria tapi aslinya lagi nggak ceria macam aku ini. Tapi, emang itu lah fungsinya sahabat. Awww. 🙂

  5. @brus says:

    Woww kerenn deh … 😉
    Tentu kau sbg sahabat, berharap agar mereka mampu :
    – melewati hari2 sulit ini …
    – memelihara hati/pikiran agar ‘tidak melanggar larangan-Nya (hal2 mustahal or fatal) … 😦
    Dan ingin keadaan mereka berobah lebih baik or jangan hancur berantakan … Ah, hatimu memang putih – sampai2 ingin jadi lilin sekalipun … 🙂

  6. kayka says:

    foto puppy-nya kyut banget ke… #jadigakfokus

    sepertinya keke pendengar yang baik ya, jadi tempat curhatan sahabat-sahabatnya deh 🙂

    salam
    /kayka

  7. Arif Erha says:

    Bagus kata-kata prolognya. Apalgi kata-kata terakhirnya : “Kita bukan cinta, melainkan saudara untuk persahabatan selamanya”. Wew… Dalem banget! 😀
    Makasih mba Keke atas persepsinya tentang “Kita”. Jadi paham deh. Hehehe 🙂

  8. nanoki says:

    Terharu :”)
    Kak Keke bijak banget kayak orang tu.. eng.. maksudnya sudah berpengalaman.
    Beruntungnya mereka, sahabat-sahabat kak Keke

  9. Wida Zee says:

    Iya bener teh keke.. kadang sahabat itu selalu datang kalau keadaan dia lagi galau eh pas udah seneng2 sama doi nya malah lupa sama sahabat sendiri yang selalu menjadi pendengar setianya :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s