Benarkah Ini Cinta

Ku kira segalanya telah usai, ternyata kisah kita baru saja dimulai.
Rupanya menghapus bukan mengakhiri, tapi menguatkan rasa takut.
Kadang aku ragu, benarkah ini cinta pada tempatnya.

Bukan karena gambarmu,
hanya sebuah nama singkat yang kulihat untuk beberapa saat
telah mendebarkan jantung yang lemah ini.
Kita tidak pernah bertemu,
jadi, ini bukan cinta pada pandangan pertama.

Lalu, apa rasa ini?

Rasa yang membuatku ingin selalu mendengar suaramu
Rasa yang membuatku ingin terus berbagi denganmu
Aku ingin agar bisa mengatakan
“bagaimana dan kapan kita bisa bertemu”
namun, aku tidak bisa.

Apakah kau sadar, aku adalah wanita
tidak mungkin untuk memulai
Pernah kumenepis rasa ini, mengabaikan sadar bahwa ini adalah nyata
tapi kerinduan ini tidak sebercanda itu, sayang.

Aku hanya terus mengindahkan mimpi-mimpi bersama hadirmu
Mungkin alam akan iba kepadaku, dan menghantarkan mimpiku ke dalam mimpimu
Jika tiba waktunya bagi kita untuk bertemu
apa salahnya jika tidak harus berpisah lagi.
Tidak ada yang bisa menghalanginya bukan.
Seperti hujan, tidak ada yang bisa menunda waktu hujan,
bahkan awan sekalipun.

Advertisements

19 thoughts on “Benarkah Ini Cinta

  1. soeman jaya says:

    Karena β€˜cinta itu memang terlalu misterius untuk diceritakan, tetapi cinta itu indah untuk dirasakan … Jika benar itu cinta, maka cintailah … Nikmati dan rasakan dahsyatnya rasa itu … πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s