Adventure in Jatim

Baru sadar ternyata sejak kemarin posting kegalauan terus. Cinta, kesetiaan, perselingkuhan, kesedihan dan teman-temannya, hoaamm banget deh. Padahal inspirasi menulis didapat dari curhatan sahabat tapi jadi kebawa sedih dan galau. Emang sih yah, kalau membahas masalah cinta dan teman-temannya itu nggak akan ada habisnya. Pasti akan ada lagi story story lainnya πŸ™‚

Oke.. skip masalah cinta dan teman-temannya itu. Sekarang aku mau bercerita pengalaman adventure di Jawa Timur beberapa waktu lalu. Setelah adventure ke Ujung Genteng dan Sawarna di tahun-tahun sebelumnya, aku dan teman-teman satu divisi merasa bosan dengan pantai. Akhirnya kami memilih Jawa Timur sebagai tujuan Ghatering kami tahun ini. Yes, kami akan mendaki Gunung Bromo.

Berdasarkan pertimbangan yang terlalu matang dan hampir hangus, akhirnya kami memilih kereta sebagai transportasi yang akan membawa kami menuju Jawa Timur. Disaat yang lain mengeluh kenapa nggak pakai pesawat saja, hanya aku seorang yang kegirangan “Yes, akhirnya bisa ngerasain naik kereta..” kemudian hening. #abaikan

Kami berangkat jam 22.00 dari Stasiun Gambir dengan Kereta Malam jug gijag gijug gija gijug…Β Masih dengan tampang sumringah sekaligus heran, kok yang lain biasa-biasa saja, aku sendiri yang heboh liat kereta *aib banget ini mah*

Satu Gerbong Satu Divisi

Satu Gerbong Satu Divisi

Karena dasarnya aku nggak pernah tidur lewat jam 21.00 jadi ajah selesai jepret sekali langsung moyoy. 1..2..3..4.. jam aman pules 5.. 6.. 7.. jam pinggang mulai encok, nggak bisa tidur *norak nggak pernah tidur dikereta*. Yaudahlah yah daripada mules bolak balik badan trus kena toyor temen sebelah, mari memulai kejailan (ceritanya belum tau kalau sudah dijailin duluan).

Pemilihan Putri Tidur 2014

Pemilihan Putri Tidur 2014

Hehehee maafkan aku teman-teman. Sebagai permohonan maaf, hasil kejailan mereka jepret aku saat tidur harus di posting juga. Ah untung tidurnya manis *preeett *typo. Sekitar jam 08.00 akhirnya kami tiba di Stasiun Pasar Turi Surabaya, disana sudah ada travel yang menjemput kami.. eittt jangan lupa jepreet dulu…

Stasiun Pasarturi, Surabaya

Stasiun Pasarturi, Surabaya

Dengan menggunakan travel kami menuju kantor Nutrifood cabang yang ada di Surabaya, tujuannya silahturahmi dengan rekan-rekan kerja yang biasanya hanya komunikasi lewat email sekaligus numpang mandi hhahahaa. Dari sana kami mencari Soto Khas Surabaya namanya Soto Danau karena letaknya di pinggir danau, kaget pas bayar.. muraaahh bingitss, kerupuk 500 dapet 2 loh. Wah budget sarapan lebih nih aahaayy. Dan sudah wangi, sudah kenyang… petualangan dimulai.

Objek wisata pertama yang kami datangi adalah Air Terjun Madakaripura letaknya di Lumbang, Probolinggo. Air tejun ini terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Air terjun ini berbentuk sangat unik karena berada didalam cekungan goa.

Perjalanan Menuju Air Terjun Madakaripura

Perjalanan Menuju Air Terjun Madakaripura

Matahari Terhalang Tebing

Matahari Terhalang Tebing

Luar biasaaa.. ternyata perjalanan menuju Air Terjun Madakaripura sangat terjal, kurang lebih satu jam kami harus berjalan kaki di jalan setapak penuh batu yang naik turun, menyebrangi lebih dari 5 sungai, plus sendal putus dan akhirnya dipinjemin sendal Bapak sang penunjuk jalan (terimakasih Bapak yg nggak pernah kutahu siapa namamu). Saya sempat bertanya kepada Bapak itu, “Pak, mendung yah?” “Nggak Mba, ini gelap karena Matahari tidak masuk, terhalang bukit dan tebing“. “Oh gitu, oke deh”.Β Nah, di seperempat perjalanan agak kaget tiba-tiba banyak tukang jualan jas hujan, untuk apa mereka jualan jas ujan, pikirku. “Neng neng, jas hujannya neng 15 ribu ajah, nanti beberapa meter perjalanan akan diguyur hujan”.Β Lah ini si abang abang jualan pawang hujan kali yah, kok tahu bakalan hujan. Mereka kan asli sini masa nggak ngerti kalau ini bukan mendung, batinku. Dengan polosnya aku jawab “Mas, kata Bapaknya ini bukan mendung, tapi emang matahari nggak masuk, jadi nggak akan hujan”Β . Si Bapak pun menjawab “Mba, maksudnya bukan hujan dari langit, tapi nanti Mba akan berjalan dibawah air terjun, kalau memang mau basah-basahan nggak usah pakai jas hujan gpp“. Walah, berjalan dibawah air terjun? yang terlintas difikiran langsung ke handphone kalau basah gimana, nggak bisa narsis, chekin di path, upload instagram, twitter dll. Akhirnya aku pun memutuskan untuk membeli jas hujan. “Aku beli satu deh Bang, 5 ribu yah!” anak Jakarta kalau nggak nawar nggak afdol. Yang awalnya si abang keukeuh nggak ngasih, karena lawannya ada 7 cewe akhirnya dia pun menyerah, kami berhasil membeli jas hujan dengan harga 5 ribu hahahahaa *tertawa puas*.

Dan sampailah pada hujan yang dimaksud, tadinya aku fikir ini adalah Air Terjun yang dimaksud ternyata bukan. Perjalanan terus berlanjut setelah melewati hujan lokal dari air terjun yang pertama, yang aku lihat adalah jalan buntu yang ditutupi tebing dan dibawahnya ada air yang tenang.Β “Bapaaak, mana air terjunnya?”. “Dibelakang tebing Mba”.Β Kemudian semua hening masing-masing berimajinasi dengan khayalannya, mungkin akan ada doraemon yang membawa baling-baling bambu atau pintu ajaib, mungkin akan ada orang diseberang sana yang akan melemparkan tali untuk kami atau mungkin ada tombol rahasia yang ketika dipencet tebing itu akan tenggelam ke bawah tanah.Β “Terus gimana cara kesana nya Pak?”. “Merambat tebing Mba”.Β Huuaaa panik semua, gimana nggak panik di bawah tebing ada sungai dengan batu-batunya yang besar, yang kalau jatuh langsung bhaaayyyy. Berfikir untuk nggak ikutan naik, tapi sayang banget, kapan lagi bisa kesini. Lupakan rasa takut, fikirkan bahwa ada keindahan dibalik tebing ini. Kamipun merambat, tanpa pengaman, mengenggam kuat batu demi batu yang ada, melangkah perlahan dengan pijakan yang pasti dan kamipun sampai di Air Terjun Madakaripura… Subhanallah…

Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura

IMG_20140524_161220

Dibalik Bukit

IMG_20140524_160208Nah nggak perlu diceritain lagi gimana jalan pulangnya yah, dengan jalan yang sama dan merambat ditebing yang sama :D. Keluar dari Air Terjun Madakaripura kami lanjut kuliner, dan Rawon Nguling pun menjadi pilihan makan siang menjelang sore. Kalau rasa sih buat aku biasa saja. Hanya katanya kalau nggak kesini berarti belum ke Jatim πŸ™‚ :). Karena badan sudah lelah, kamipun langsung menuju penginapan pertama di Probolinggo.

Home Stay Anggun 3, Probolinggo

Home Stay Anggun 3, Probolinggo

Kami menghabiskan sore menjelang malam dengan main games dan tukeran kado. Makan malam sudah disediakan juga disini, jadi kami nggak keluar untuk cari makan lagi. Karena jam 02.00 kami harus bangun untuk siap-siap naik Bromo, jadi harus tidur lebih cepat juga. Rasanya baru tidur satu jam tapi alarm sudah bunyi, hoo sudah jam 02.00 waktunya siap-siap.

Tepat jam 03.00, 3 jeep sudah ada didepan home stay untuk menjemput kami. Untuk naik ke puncak Bromo tidak bisa dilewati dengan mobil biasa, jadi harus menyewa jeep. Kereeenn kan hahaaa. Berasa lagi ada di film 5 cm.

Sedikit bercerita mengenai sejarah Bromo. Bromo adalah salah satu gunung api yang masih aktif dan dikelilingi lautan pasir, gunung ini pernah meletus beberapa kali, terakhir Nov 2010-Jan 2011. Bromo terletak di provinsi Jawa Timur tepatnya berada di 4 wilayah pemerintahan yaitu Kab. Probolinggo, Kab. Pasuruan, Kab. Lumajang & Kab. Malang. Bromo adalah salah satu objek wisata yang harus dikunjungi di Jatim karena disanalah banyak nilai keindahan yang mempesona, udara yang dingin dan lautan pasir yang luas. Konon legenda Bromo dimulai ada wanita cantik titisan dewa yang bernama Roro Anteng dan banyak pria yang menyukainya, akan tetapi hatinya jatuh pada Joko Seger. Roro Anteng merupakan keturunan dari kerajaan Majapahit dan Joko Seger yaitu putra seorang brahmana. Sebelum mereka menikah ada penjahat bernama Kyai Bima yang menyukai Roro Anteng, tapi telah ditolak secara halus oleh Roro Anteng. Cara halus Roro Anteng untuk menolak Kyai Bima adalah dengan memberikan syarat untuk dibuatkan lautan diatas gunung dalam satu malam. Tanpa diduga Kyai Bima menyanggupinya, ia membuat lautan dengan tempurung dan lautan pasir yang saat ini disebut Segara Wedhi, serta sumur raksasa untuk mengairi lautan pasir yang saat ini disebut Kawah Gunung Bromo, melihat Kyai Bima hampir berhasil, Roro Anteng tidaklah tenang. Maka ia pun langsung beraksi dengan menumbuk padi sekeras mungkin agar para ayam berkokok yang menandakan pagi menjelang dan aksinya sukses. Mendengar kokokan ayam membuat Kyai Bima menyerah dan meninggalkan pekerjaannya. Pada akhirnya Roro Anteng menikah denga Joko Seger. Mereka membuat suatu wilayah dan memimpin wilayah tsb yang hingga saat ini disebut Suku Tengger.

Pukul 04.30 aku sudah sampai di Penanjakan View Point Bromo,Β ternyata sudah ramai menanti sunrise. Sayang sekali saat itu udara sedang tidak bersahabat jadi aku tidak bisa bertemu dengan sunrise. Tapi melihat keindahan Gunung Semeru, Subhanallah seperti berada diatas awan, rasa lelah hampir habis oksigen ketika nanjak tadi terbayarkan.

Menanti Sunrise

Menanti Sunrise

Gunung Semeru

Gunung Semeru sudah terlihat

C360_2014-05-25-05-30-06-262

Penanjakan View Point Bromo

Setelah selesai menikmati keindahan dipenanjakan, kami lanjut menuju Puncak Bromo, Gunung Batok, kemudian ke selatan Gunung Bromo menuju Savana (Bukti Teletubbies), kemudian ke Pasir Berbisik.

Gunung Batok

Gunung Batok

Antara Panas, Debu dan Dingin

Antara Panas, Debu dan Dingin

Puncak Bromo

Puncak Bromo

Bukit Teletubbies (berpelukan)

Bukit Teletubbies (berpelukan)

With Jeep @Savana

With Jeep @Savana

Finally, harusnya kami lanjut ke Pasir Berbisik, tapi karena aku kebelet pipis yang sudah sampai nangis-nangis nahan. Akhirnya 1 jeep balik kepenginapan duluan, hikss… nggak sempet foto-foto hanya lihat dari dalam jeep :(. Tidak lama di home stay setelah makan siang, kami langsung cekout. Lanjut menuju Malang, sebelumnya mencari oleh-oleh dulu dan mampir kuliner di Bakso Presiden, lagi-lagi rasanya biasa saja, hanya karena kalau nggak kesini yah belum ke Jatim πŸ™‚ :). Malam selanjutnya kami menginap di Malang untuk melanjutkan adventure ke Batu Night Spektakuler (BNS). Puas muter2 dan foto2 dengan lampion yang cantik-cantik, kami melanjutkan perjalanan menuju Alun-Alun Kota Batu untuk makan malam.

Home Stay Malang

Home Stay Malang

Batu Night Spektakuler

Batu Night Spektakuler

Alun Alun Kota Batu

Alun Alun Kota Batu

Malam di Malang tidur dengan nyenyak. Paginya kami langsung cuss lagi ke Jatim Park 2. Wohooo sangat bagus dan rapih. Bingung ceritain dengan kata-kata, lihat foto2nya saja yahh…

Jatim Park II

Jatim Park II

Musium Satwa

Musium Satwa

Loket hahaa

Loket hahaa

DOA Tim

DOA Tim

Batu Secret Zoo

Batu Secret Zoo

Musium Satwa

Musium Satwa

Keren-keren banget kan. Karena keasyikan bermain di Jatim Park kami hampir ketinggalan kereta pulang hohohoo. Alhamdulillah passssss banget nyampe stasiun, kurang semenit pasti ketinggalan. Itulah cerita adventure aku di Jatim. Masih mau kesana lagi karena belum puas keliling-keliling πŸ™‚ πŸ™‚ :).

Sungguh luar biasa keindahan yang diciptakan Allah, semoga kita dapat menjaganya πŸ™‚

Advertisements

22 thoughts on “Adventure in Jatim

  1. ditter says:

    Waaah…. seru banget, Mbak :O

    Aku udah lama penasaran sama objek-objek wisata di Jatim sana, khususnya Malang. Moga-moga kapan-kapan bisa ke sana, hehe…..

  2. Alam says:

    sudah pernah semuah kecuali bromoh..
    nah gitu dong ah, jangan tentang cintrong mulu, kalau mantan baca tulisan tante kan pasti lagi ketawa dianya, *ups

  3. soeman jaya says:

    Keindahan Bromo sudah sering saya dengar, baik lewat postingan kayak ini, maupun lewat film dan sinetron … tapi postinganmu ini serasa kita ikut serta dalam tour itu karena laporannya jelasss lass … πŸ™‚ πŸ˜€

    Saya tertawa geli plus melas membaca ini : ‘abang keukeuh nggak ngasih, karena lawannya ada 7 cewe akhirnya dia pun menyerah, kami berhasil membeli jas hujan dengan harga 5 ribu hahahahaa *tertawa puas*…. saya ikut geli bayangin 7 cew tertawa puass … namun melasss ,,, karena dari harga penawaran 15ribu jadinya 5ribu, hilang 10ribu … 70ribu lenyap ….padahal itu harapan untuk diberikan kepada anak-isteri terkasih … hati saya berbisik ‘belum rezekimu … πŸ™‚

    • soeman jaya says:

      Woww …. kerennn foto-fotonya, tergambar asyiknya adventure di Secret Batu dengan burung2nya dan di Jatim Park, dll, dsbnya … sampai2 hampir ketinggalan kereta pulang ke Jakarta. Nice πŸ˜€

      • kekekenanga says:

        Yg jual masih berusia dibwah saya mas, saya rasa blm memiliki anak istri :D.
        Lagipula dia tdk mungkin melepas tawaran dibawah hrga modalnya, kami para wanita mngapa dinobatkan sbgai yg mmpu mngurus keuangan krn kamii tau mana harga yg pantas dan pas untuk mbeli sbuah barang, itulah gunanya tawar menawar, agar pembeli dan penjual mrasa puas tanpa ada yg dirugikan..

        Iyaaa keren bgt, msh bnyk keindahan2 lainnya yg blm blm sempat dijepret

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s